7 Fakta tentang Malam Lailatul Qadar
Lailatul Qadar memiliki arti malam kemuliaan, yakni malam sangat istimewa yang sangat dinanti-nanti Umat Islam. Saat Ramadan, berduyun-duyun Kaum Muslimin mendatangi masjid, dengan niat mencari keutamaan malam Lailatul Qadar. Untuk memahami berbagai hal seputar malam Lailatul Qodar, mari kita bahas 7 fakta tentang malam Lailatul Qadar.
1. Malam yang lebih baik dari 1000 bulan
Umat Islam rela bermalam-malam mengurangi tidur dan mendekat
kepada Allah SWT di masjid-masjid dalam program i’tikaf tentu bukan tanpa
tujuan. Lailatul Qadar merupakan malam yang memiliki keutamaan luar biasa. Pada
malam ini, ibadah yang dilakukan dinilai oleh Allah SWT lebih baik daripada
ibadah selama 1000 bulan. Bayangkan, 1000 bulan jika dijadikan tahun berarti sekitar
83 tahun. Beribadah semalam saja bisa disamakan dengan ibadah seumur hidup.
Hal ini disebutkan dalam firman-Nya:
“Lailatul Qadar itu lebih baik daripada seribu bulan."
(QS. Al-Qadr: 3).
2. Malam diturunkannya Al-Qur'an
Malam ini juga disebut sebagai malam turunnya Al-Qur’an
(Nuzulul Quran). Allah menurunkan kitab suci ini dari Lauhul Mahfuz ke Baitul
Izzah atau langit dunia. Menurut mayoritas ulama, Al-Quran turun secara
sekaligus dari Lauhul Mahfuzh ke Baitul Izzah. Selanjutnya, dari Baitul Izzah,
Al-Quran turun berangsur-angsur kepad Rasulullah Muhammad SAW dengan
perantaraan Malaikat Jibril, sebagai petunjuk bagi umat manusia.
Hal ini disebutkan dalam Surah Al-Qadr ayat 1: “Sesungguhnya Kami telah menurunkannya
(Al-Qur’an) pada malam Lailatul Qadar."
(QS. Al-Qadr: 1).
Tentu turunnya Al-Quran sudah terjadi pada Zaman Rasulullah.
Akan tetapi, Rasulullah secara jelas memerintahkan Umat Islam untuk mencari
keutamaan dari malam tersebut. Jadi, yang dicari adalah keberkahan dari malam
tersebut, malam di mana pernah turun Al-Quran dari Lauhul Mahfudz ke Baitul
Izzah.
3. Terjadi pada 10 hari terakhir di bulan Ramadan, khususnya
malam ganjil
Kapan datangnya malam lailatul qadar tidak diketahui secara
pasti. Namun, Rasulullah ﷺ mengajarkan bahwa
Lailatul Qadar terjadi pada 10 malam terakhir bulan Ramadan, terutama di
malam-malam ganjil seperti malam ke-21, 23, 25, 27, atau 29. Hal tersebut
didasarkan pada hadist yang diriwayatkan dari Aisyah radhiyallahu 'anha, dia
berkata bahwa Rasulullah saw bersabda: "Carilah Lailatul Qadr pada
malam-malam ganjil di sepuluh malam terakhir bulan Ramadan." (HR. Bukhari
& Muslim).
4. Rasulullah selalu beri’tikaf di masjid untuk mencari malam
Lailatul Qadar
Semasa hidupnya, Nabi Muhammad ﷺ
sangat bersungguh-sungguh dalam beribadah di Bulan Ramadan, khususnya selama 10
hari terakhir bulan Ramadan. Beliau bahkan menetap (i’tikaf) di masjid untuk
mencari malam Lailatul Qadar. Saat beri’tikaf, beliau memperbanyak ibadah, doa,
dan dzikir.
5. Doa-doa dan amalan yang dilakukan Rasulullah saat mencari
Lailatul Qadar
Rasulullah ﷺ menganjurkan umatnya
untuk memperbanyak ibadah dan doa pada malam ini. Salah satu doa yang diajarkan
kepada Aisyah radhiyallahu ‘anha adalah:
“Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni.”
Artinya: Ya Allah, Engkau Maha Pengampun dan
mencintai keampunan, maka ampunilah aku. (HR. Tirmidzi)
6. Tanda-tanda malam Lailatul Qadar
Disebutkan dalam hadist, bahwa tanda-tanda Lailatul Qadar
adalah malam yang cerah dengan tanda khas di pagi harinya sebagaimana sabda
Nabi saat mendapatkan malam Lailatul Qadar pada malam ke-27, “Malam itu adalah
malam yang cerah yaitu malam kedua puluh tujuh (dari bulan Ramadhan). Dan
tanda-tandanya ialah pada pagi harinya matahari terbit berwarna putih tanpa
memancarkan sinar ke segala penjuru” (HR. Muslim no. 762, dari Ubay bin Ka’ab).
7. Malaikat turun ke bumi saat Lailatul Qadar
Pada malam yang penuh berkah ini, malaikat turun ke bumi
membawa keberkahan dan rahmat Allah hingga terbit fajar. Hal ini disebutkan
dalam firman-Nya, “pada malam itu turun para malaikat dan Ruh (Jibril) dengan
izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan. Sejahteralah malam itu hingga
terbit fajar." (QS. Al-Qadr: 4-5).
Malam Lailatul Qadar adalah kesempatan emas bagi setiap
Muslim untuk mendekatkan diri kepada Allah dengan memperbanyak ibadah, doa, dan
amalan baik. Semoga kita semua diberikan kesempatan untuk mendapat
keberkahannya. [AFE].
Posting Komentar untuk "7 Fakta tentang Malam Lailatul Qadar"
Posting Komentar